Di akhir tahun 2020, Kualitas Muda Produksi memiliki oportunity untuk berkolaborasi dengan Brand asal London, Inggris.
Brand ini adalah milik Orang Indonesia yang sedang bekerja atau kuliah fashion di sana. Kerjasama ini berlangsung dari akhir tahun 2020 sampai pertengahan tahun 2021. Tingkat kesulitan dari pengerjaan produk ini masuk ke level susah (Hard). Semua servis kami akomodir dari persiapan bahan baku, printing kain, persiapan label sampai ke produksi. Berikut tahap pengerjaan yang dilakukan :
- Pertama Mitra menunjukan model ekpetasi dan desain yang sudah dia buat

- Tahap Kedua adalah diskusi tentang ukuran dan accecories yang dibutuhkan dalam pembuatan produk hingga akhirnya berbentuk dokumen teknis

- Tahap Ketiga adalah pembuatan dummy di kain polos, tujuannya adalah untuk proofing model dan fitting ukuran apakah sudah sesuai dengan kebutuhan mitra atau belum
- Apabila tahap 3 approve, selanjutnya adalah tahap layouting gambar digital ke dalam pola digital. Ini digunakan untuk mengatur strategi printing, menghitung kebutuhan kain agar sesuai dengan hasil akhir ekpetasi.

- Tahap selanjutnya adalah komunikasi dengan supplier printing (Kami Menggunakan servis Zalmon Fabric) untuk mengkomunikasikan layout printing dan pengaturan warnanya.
- Tahap printing ini dilakukan 2 sesi. Printing pertama adalah printing sample untuk mengecek apakah jenis kain dan warnanya sudah sesuai. lalu dilakukan jahit sample
- Tahap printing yang kedua adalah printing final untuk kebutuhan produksi massal ketika ukuran udah ok, warna sudah sesuai dan kain juga sudah oke.

- Selanjutnya adalah proses jahit bahan printing dengan semua kebutuhan yang telah disetujui.
- Setelah semua proses selesai, selanjutnya adalah proses dokumentasi untuk merekap ukuran dan HPP produk yang akan diteruskan ke pengiriman
proses dari konsultasi, diskusi, pengadaan kain sampai proses produksi ini membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk skala brand baru. Yuk kapan giliran kamu.
" Berkat Digital, Kita bisa masuki pasar mana saja yang kita mau. Kita hanya harus memantaskan kapasitas diri, mengerti kebutuhan market dan menyiapkan kolamnya "